Usaha Budidaya Puyuh, Omzet Rp.10 Juta Perbulan

Usaha Budidaya Puyuh, Omzet Rp.10 Juta Perbulan – Sekarang ini, permintaan telur puyuh semakin meningkat setIap harinya. Sehingga setiap peternak burung puyuh dapat kebanjiran orderan sampai 8 ribu telur setiap harinya. Selain itu, permintaan daging puyuh dan bibit burung puyuh pun semakin besar. Hal ini membuat seorang peternak burung puyuh mampu menghasilkan omzet minimal sebesar Rp.10 juta setiap bulannya. Lumayan bukan?

budidaya ternak puyuh omset 10 juta

Telur puyuh merupakan salah satu makanan favorit bagi sebagian orang. Kudapan ini enak bercita rasa khas sehingga diminati banyak orang. Sehingga seperti sudah disebutkan sebelumnya, permintaan telur burung puyuh pun semakin meningkat setiap harinya. Hal ini membuat Soediyono Soediro salah seorang peternak puyuh di daerah Sukabumi Propinsi Jawa Barat ikut meraup rezeki yang melimpah dari usaha budidaya burung puyuhnya.

Sudah sepuluh tahun lamanya Soediyono menjalani usaha peternakan budidaya burung puyuh. Peternakannya telah memiliki 2.500 burung puyuh dengan produksi telur maksimal 2000 butir telur perhari. Di samping ada pembeli yang langsung membeli dari peternakannya berlabel Campur Sari Farm, untuk memasarkan telur burung puyuh ia menjalin kerjasama dengan para pedagang grosir dan eceran. Namun, ia lebih banyak melayani pedagang eceran. Sedangkan pedagang grosir terbilang masih sedikit yang bisa dilayani. Karena hal ini terbentur masalah modal usaha. Dimana pedagang grosir senantiasa membeli barang dalam jumlah yang banyak serta sesuai kontrak yang mesti dipenuhi yang memerlukan modal usaha lumayan besar.

Usaha Budidaya Puyuh, Omzet Rp.10 Juta Perbulan
Pria bernama lengkap Soediyono Soediro menjual satu butir telur burung puyuh matang seharga Rp.220. Harganya terbilang lebih mahal dibandingkan yang lain karena mempunyai kualitas yang baik seperti ukuran telur burung puyuhnya lebih besar ketimbang yang lain.

Selain Soediyono, peternak burung puyuh asal Jombang Propinsi Jawa Timur bernama Hadi Santoso juga ikut kebanjiran orderan/pesanan. Dalam sehari rata-rata Hadi menerima pesanan telur burung puyuh mencapai 3 ribu butir. Bahkan pesanan bisa mencapai delapan ribu telur perhari kalau sedang ramai. Konsumennya datang langsung dari berbagai daerah ke peternakannya dari kalangan pedagang telur dan konsumen rumah tangga. Usaha peternakan burung puyuh yang dimulai sejak tahun 1997 dan kini memiliki seribu burung puyuh ini kerap kali tidak sanggup memenuhi pesanan pelanggannya. Oleh sebab itu, ia seringkali mengambil telur puyuh dari peternak-peternak lain untuk dijualnya kembali. Ia menjual satu butir telur puyuh yang sudah matang seharga Rp.170. Selain itu, Hadi pun menjual daging dan bibit burung puyuh. Burung puyuh yang baru berusia sebulan, ia jual di kisaran harga Rp.9500 per ekor. Keuntugan bersih yang didapatkan Soediyono dan Hadi dari beternak burung puyuh sekitar Rp.10 juta lebih perbulan. Lumayan bukan?!

Jika anda berminat atas usaha ini, maka pemilihan lokasi kandang yang bagus perlu diperhatikan. Pilihlah lokasi kandang yang tidak mengganggu lingkungan sekitar dan nyaman bagi burung puyuh. Karena hal ini akan bisa meningkatkan produksi telur burung puyuh. Demikianlah Usaha Budidaya Puyuh, Omzet Rp.10 Juta Perbulan. Baca juga : Macam-Macam Usaha Rumahan Bidang Peternakan

Incoming search terms:

budidaya puyuh - Usaha telur puyuh - Budidaya burung puyuh - bisnis telur puyuh - harga telur puyuh - usaha ternak puyuh - usaha burung puyuh - peternak puyuh terbesar - usaha puyuh - cara ternak puyuh sukses - peternak puyuh - budi daya burung puyuh - harga telur puyuh 2015 - budi daya puyuh - bisnis puyuh - ternak puyuh 2015 - omset ternak puyuh - ternak puyuh sukses - Bisnis ternak puyuh - usaha ternak burung puyuh -
loading...
Usaha Budidaya Puyuh, Omzet Rp.10 Juta Perbulan | author | 4.5