Tips Perawatan Lele dari Bibit hingga Panen

Tips Perawatan Lele dari Bibit hingga Panen – matapencaharian.com. Beternak lele memang masih menjadi ternak favorit di kalangan masyarakat. Karena memang lele banyak dibutuhkan oleh para pengusaha warung makan yang sudah bertebaran dimana-mana. Namun, apakah keunggulan lele yang dibutuhkan masyarakat banyak sesuai dengan kemudahan dalam hal perawatannya? Ternyata tidak sepebuhnya sepeti itu, terutama perawatan bagi bibit lele yang terbilang tidak cukup mudah. Oleh karena itu, anda harus memahami betul berbagai aspek yang menunjang kehidupan lele sejak dari bibit hingga panen.

perawatan bibit lele

Perawatan lele yang lebih intensif ini bertujuan untuk menghasilkan panen ikan lele yang yang lebih optimal, dan agar biaya produksi ketika panen bisa ditekan semaksimal mungkin. Ketika anda sudah memahaminya, maka anda bisa mendapatkan keuntungan yang berlipat dari budidaya ikan lele ini.

Anda perlu memperhatikan bebrapa tips dalam perawatan lele dari bibit hingga penan, ketika anda ingin mendapatkan hasil yang optimal. Dengan perawatan yang tepat pula, anda bisa menghasilkan benih lele yang unggul. Tips ini akan kita bahas berdasarkan umur ikan lele budidaya anda.

Umur 1 – 4 hari

Umur ini adalah umur yang paling rawan, sehingga ketika anda tidak berhati-hati, akan banyak bibit lele yang akan mengalami kematian. Hal yang perlu anda perhatikan adalah kualitas air dan suhunya, sebab ketika kualitas air dan suhunya sering berubah, akan membuat bibit lebih cepat mati. Sedangkan untuk makanannya, and bisa mengkulturkan plankton yang berfungsi sebagai makanan sampingan, sebab bibit lele ini masih memiliki cadangan kuning telur yang menjadi makanan pokoknya.

Umur 5 – 15 hari

Pada umur ini, kuning telur sudah habis, dan anda pun tidak perlu mengkultur plankton lagi, namun anda menggantinya dengan cacaing darah atau cacing sutra untuk memenuhi kebutuhan gizinya. Tebarkan merata dan jangan terlalu banyak, cukup 2x sehari saja. Anda tetap harus memeprhatikan airnya juga. Ketika airnya sudah kotor, maka anda bisa menyiponnya 50%, kemuidan menggantinya dengan air yang baru.

Umur 15 – 25 hari

Pada umur ini, anda sudah bisa memberi lele tersebut dengan pelet serbuk. Disarankan pemberian peletnya adalah 4x sehari dengan persentase 30% dari jumlah benih. Sedangkan untuk takarannya, disesauikan saja dengan kebutuhan, jika masih lapar bisa diberikan lagi, namun jangan samapi terlalu banyak. Pada usia ini, anda juga akan menemukan ukuran lele yang sudah mulai besar, namun ada juga yang masih kecil. Hal ini sangat penting untuk anda perhatikan. Anda harus mulai untuk mengurangi kepadatan kolam dan memindahkan lele berdarakan ukuran yang sama, sebab bial tidak lele yang berukuran besar akan memakan lele yang berukuran lebih kecil.

Umur 25 – 30 hari

Pada umur ini, anda bisa memberikan pakan berupa pelet yang berukuran kecil yaitu F-1000. Untuk pemberiannya sebaiknya dilakukan 3x sehari. Anda juga harus melakukan seleksi pada umur ini, dengan tujuan untuk mengurangi kepadatan dan juga untuk menghindari kanibalisme.

Umur 30 – 40 hari

Pada umur ini sudah masuk ke dalam umur panen. Anda harus menseleksi lele berdasar ukuran yang lebih besar. Lebaih baik seleksi dilakukan beberapa kali dalam sehari, dan lakukanlah ketika pagi atau sore hari agar lele tidak mudah stress. Untuk pakan anda sudah bisa menggunakan F-999.

loading...
Tips Perawatan Lele dari Bibit hingga Panen | mata | 4.5