Profesi Petani Menurut Pandangan Islam

Profesi Petani Menurut Pandangan Islam – Negara Indonesia dikaruniai kekayaan alam yang melimpah ruah baik dari kehutanan, perikanan, perkebunan dan pertanian serta kekayaan alam lainnya. Sebagian potensi alam itu mampu dikembangkan penduduk di tanah air dan sebagian lagi belum mampu dimaksimalkan secara baik. Potensi alam pertanian yang besar di tanah air telah dikembangkan para petani. Hal ini tak terlepas karena sebagian besar penduduk Indonesia berprofesi sebagai petani. Lalu bagaimanakah pandangan Islam mengenai profesi petani?

Islam memandang profesi sebagai petani merupakan profesi mulia dan terhormat. Hal ini disebabkan karena beberapa hal. Salah satunya adalah karena Allah SWT menciptakan bumi beserta isinya unuk kemudahan manusia. Tanaman dan tumbuhan dapat tumbuh dengan mudah dan berproduksi sendiri di muka bumi dalam kadar tertentu. Allah SWT telah menghamparkan bumi, mencurahkan air hujan, angin dan lain-lain untuk memudahkan manusia bercocok tanam. Allah SWT berfirman: “Nikmat Tuhan mana yang kamu dustakan?”

Profesi Petani Menurut Pandangan Islam
Rasululullah SAW bersabda:”Seorang muslim yang menanam tumbuhan atau menaburkan benih, lalu tanaman itu dimakan oleh manusia atau burung, maka itu baginya merupakan suatu sedekah” (HR Bukhari Muslim).

Dalam hadist yang lain, sabda Rasulullah SAW:”Seorang muslim yang menanam tumbuhan maka apa-apa yang jika dimakan tanaman itu merupakan suatu sedekah, apa yang dicuri tanaman itu merupakan suatu sedekah baginya tidak dikurangi sedikitpun sampai hari kiamat” (HR Bukhari). Dalil ini merupakan motivasi kepada setiap muslim khususnya yang berprofesi sebagai petani betapa besar pahala bercocok tanam atau menabur benih. Pahala akan terus mengalir waktu hidup maupun meninggal dunia jika tanaman itu dimakan atau dimanfaatkan oleh orang lain.

Berdasarkan dalil di atas, bahwasanya Islam memuliakan orang yang bercocok tanam bahkan menganjurkan umat Islam untuk bercocok tanam sebagai bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Namun, Islam menegaskan bahwa seorang muslim mesti tidak hanya mengandalkan kehidupannya dari bercocok tanam, melainkan harus ada profesi lain yang terhormat untuk membiayai kehidupannya.

Ilmu pertanian merupakan fardhu kifayah yang berarti harus ada orang diantara masyarakat yang menguasai ilmu pertanian. Jika tidak ada yang menguasai ilmu pertanian pada satu masyarakat berarti semua orang dalam masyarakat itu akan berdosa. Namun jika ada seorang yang menguasai ilmu pertanian maka gugurlah kewajiban yang lain atau tidak berdosa. Sementara itu, menurut hukum Islam, tanaman yang haram untuk ditanam adalah setiap tumbuhan yang haram untuk dimakan seperti ganja, kecuali dalam keadaan darurat.

Pendek kata, jika masyarakat sangat membutuhkan sesuatu seperti pertanian dan sekarang ini hasil pertanian dibutuhkan orang umum maka kewajiban masyarakat untuk mengurusinya. Dimana harus ada sebagian orang yang menguasai ilmu pertanian dan industri kemudian mengurusinya sehingga bisa mendatangkan manfaat dan menghilangkan kemudaratan bagi masyarakat itu sendiri. Nabi Muhammad SAW bersabda :”Tidaklah makan seseorang yang lebih baik kecuali ia makan atas usahanya sendiri. Dan Nabi Daud as makan dari hasil pekerjaannya sendiri”(HR Bukhari).

Demikianlah yang bisa penulis sampaikan mengenai artikel yang berjudul Profesi Petani Menurut Pandangan Islam. Semoga berguna dan bermanfaat bagi pembaca. Baca juga : Kiat sukses menjadi petani kaya raya

Incoming search terms:

hari yang baik untuk bercocok tanam menurut islam - petani dalam islam - petani menurut islam - petani muslim - pertanian dalam islam - bercocok tanam dalam islam - Hari baik bercocok tanam menurut islam - hadist tentang petani - pertanian dan islam - Petani islam - profesi pertanian - Petani dalam pandangan islam - dalil tentang petani - hari bercocok tanam dalam islam - pertanian dalam sudut pandang islam - pandangan islam terhadap pertanian - bertani menurut islam - kehidupan islam dalam berprofesi - hari hari baik dalam islam untuk bercocok tanam - hari baik untuk bertani menrut syareat islam -
loading...
Profesi Petani Menurut Pandangan Islam | author | 4.5