Pemberian Kredit Bank

Pemberian Kredit Bank

Pemberian Kredit Bank

Pemberian Kredit Bank – Bank yang disebut juga Perbankan merupakan lembaga keuangan yang berbadan hukum resmi, legal dan diakui Negara. Bank disebut juga lembaga keuangan yang fungsinya menghimpun dana simpanan masyarakat dan menyalurkannya lewat pinjaman di masyarakat. Perbankan mempunyai peranan sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan di tengah-tengah masyarakat di tanah air.
Berikut ini beberapa fungsi bank, antara lain:

1. Menghimpun dana simpanan masyarakat bisa berupa deposito, tabungan, dan lain-lain

2. Menyalurkan dana simpanan tersebut ke masyarakat kembali berupa pinjaman seperti kredit konsumtif, kredit investasi, kredit modal kerja, dan lain-lain

Sementara itu, untuk dana simpanan masyarakat di bank, pihak perbankan mempunyai kewajiban memberikan bunga simpanan sesuai yang berlaku dan ditetapkan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia dalam jangka waktu penyimpanan tertentu. Adapun dana simpanan yang disalurkan oleh pihak perbankan kepada masyarakat disebut pinjaman. Orang yang meminjam dana simpanan tersebut disebut debitur. Dan debitur ini mempunyai kewajiban untuk mengembalikan pinjaman tersebut berupa cicilan pokok dan bunga bank sesuai ketetapan suku bunga pinjaman yang ditetapkan oleh pihak Bank Indonesia yang berlaku. Pembayaran cicilan itu digunakan pihak bank untuk menjaga stabilitas keuangan bank sekaligus membayar suku bunga simpanan masyarakat berupa tabungan dan deposito.

Adapun Bank Indonesia telah menerapkan teknologi Sistem Informasi Debitur (SID) yang mencatat catatan-catatan record pembayaran setiap debitur. Sistem tersebut terintegrasi dengan bank-bank lainnya dengan berpusat di pusat informasi Bank Indonesia. Data ini berguna bagi bank untuk menyalurkan kreditnya kepada masyarakat Indonesia sebagai panduan untuk menilai layak tidaknya seorang calon debitur untuk menerima kredit pinjaman dari pihak perbankan. Bahkan melalui SID ini bisa dilihat apakah debitur itu masih mempunyai kemampuan membayar cicilan bunga dan pokok pinjaman atau tidak untuk pemberian kredit bank selanjutnya.

Yang menjadi dasar analisa pemberian kredit, bank berpedoman kepada empat hal berikut ini :

1. Karakter. Pihak perbankan terlebih dulu menilai karakter calon debitur. Apakah debitur ini mempunyai karakter baik atau buruk. Karakter debitur bisa dilihat di masyarakat umum maupun keluarganya

2. Kapasitas atau kemampuan. Jika seorang pengusaha, aspek ini bisa dinilai dari pengelolaan usahanya, apakah cashflow usahanya berjalan lancar. Apabila seorang pegawai, kapasitasnya dapat dilihat dari penghasilan tetap perbulannya

3. Modal Usaha. Hal ini bisa dilihat dari keseriusan usahanya. Apakah asset yang dimiliki pengusaha dalam menjalankan bisnisnya milik sendiri atau bukan? Jika asetnya dibiayai bank lain, maka lembaga keuangan lain harus berhati-hati terhadap calon debitur itu

4. Jaminan. Jaminan merupakan pembayaran pinjaman apabila terjadi cacat janji dan bukti keseriusan calon debitur untuk mengelola pinjaman

Sekianlah tulisan yang membahas sekilas Pemberian Kredit Bank. Semoga bermanfaat menambah pengetahuan dan wawasan bagi para pembaca sekalian. Tetaplah setia di blog Mata Pencaharian.com. Baca juga : cara-cara mendapatkan modal usaha

Incoming search terms:

pertanyaan tentang pemberian kredit kepada masyarakat oleh bank - dasar pemberian kredit kepada seorang pengusaha - prosedur pemberian kredit kepada calon debitur yg berbadan hukum - tips sukses menyalurkan kredit -
loading...
Pemberian Kredit Bank | author | 4.5