Minat Masyarakat Terhadap Kredit Cinta Rakyat Cukup Tinggi

Salah satu bentuk perhatian pemerintah propinsi Jawa Barat dalam pengembangan usaha skala kecil digulirkannya program Kredit Cinta Rakyat (KCR). Minat masyarakat Jawa Barat dan sekitarnya khususnya para pelaku usaha kecil dan mikro untuk memperoleh fasilitas Kredit Cinta Rakyat terbilang cukup tinggi. Hal ini dapat dilihat dari penyaluran Kredit Cinta Rakyat (KCR) yang melebihi plafon yang diberikan Pemerintah Propinsi Jawa Barat kepada Bank BJB. Menurut laporan dari bank BJB, penyaluran Kredit Cinta Rakyat oleh bank BJB kepada para pelaku usaha kecil dan mikro mencapai Rp.330,6 miliar. Padahal Pemerintah Provinsi Jabar hanya menyalurkan Rp.235 miliar. Oleh sebab itu, pemerintah Provinsi Jawa Barat menambah plafon Kredit Cinta Rakyat sebesar Rp.100 miliar.

kkk

Menurut Kepala Dinas KUMKM Provinsi Jawa Barat, Anton Gustoni, penambahan plafon Kredit Cinta Rakyat (KCR) sebesar Rp.100 miliar diharapkan dapat meningkatkan daya saing produk pelaku usaha kecil dan mikro di tanah air. Lembaganya merasa senang, karena bank BJB telah menyalurkan fasilitas Kredit Cinta Rakyat (KCR) melebihi plafon yang diberikan pemerintah propinsi Jawa Barat kepada bank BJB.

Dari data Dinas KUMKM Jawa Barat, jumlah debitur penerima program Kredit Cinta Rakyat mencapai 10.327 debitur. Sedangkan jumlah tenaga kerja yang telah diserap dari program tersebut sebanyak 23.245 orang. Adapun sektor perdagangan masih mendominasi dalam penyerapan Kredit Cinta Rakyat (KCR).

Bank BJB berharap dimasa mendatang penyaluran kredit cinta rakyat (KCR) lebih merata dirasakan oleh segenap lapisan masyarakat dari berbagai level ekonomi dengan lebih memfokuskan pada sektor sektor yang produktif seperti usaha pertanian, kehutanan, perkebunan, dan lain lain. Selain itu, bank BJB berharap besaran bunga Kredit Cinta Rakyat dapat ditinjau ulang kembali yang mencapai 8,3 % pertahun menjadi 6% pertahun.

Untuk mendapatkan fasilitas kredit perbankan tersebut, ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi para pelaku usaha selaku debitur. Pihak bank menerapkan prinsip kehati-hatian, karena dana yang disalurkan adalah dana yang berasal dari masyarakat. Kuncinya, debitur harus melaporkan segala hal apa adanya pada saat pembuatan proposal dan pengajuan kredit. Jika demikian, pihak perbankan biasanya akan membantu para debitur/ pelaku usaha sebaik baiknya untuk mendapatkan kredit modal usaha.

Sementara itu, Kredit Cinta Rakyat juga diharapkan bisa diakses oleh para wirausaha atau pengusaha baru sesuai dengan program wirausaha baru yang telah dicanangkan pemerintah propinsi Jawa Barat. Karena berdasarkan data dilapangan, banyak para pelaku usaha kecil dan mikro yang baru kesulitan mendapatkan akses modal ke bank seperti Kredit Cinta Rakyat. Ketika mereka datang ke perbankan, banyak para pelaku usaha kecil baru itu kesulitan mendapatkan kredit program pemerintah seperti Kredit Cinta Rakyat. Pada akhirnya, para pelaku usaha itu dialihkan untuk mendapatkan kredit non program pemerintah yang bunganya relatif lebih tinggi.

Incoming search terms:

kredit cinta rakyat bjb - persyaratan kcr bank bjb - kredit cinta rakyat bank bjb - KCR bjb - kredit cinta rakyat - mata pencaharian propinsi jawa barat - animo masyarakat dalam pengajuan kredit - kondisi bank bjb berkaitan dengan minat debitur terhadap kreditur - kredit cinta - cara mengajukan kredit cinta rakyat - kridit cinta rakyat bank bjb - program pinjaman modal untuk wiraswasta jabar - pinjaman kcr di bri - mengenal kredit usa ha mikro di bank bjb - kredit cinta rakyat bjb 2015 - kcr bank bjb - peluang kredit cinta rakyat 2015 - data bank bjbs tentang produk kredit cinta masyarakat - cara mendapatkan kcr - Cara mendapatkan kredit KCR -
loading...
Minat Masyarakat Terhadap Kredit Cinta Rakyat Cukup Tinggi | author | 4.5