Kisah Sukses Bisnis Makanan Ringan Khas Manado

Kisah Sukses Bisnis Makanan Ringan Khas Manado – Bisnis makanan tidak pernah ada matinya. Karena makanan dibutuhkan setiap orang sebagai kebutuhan utama yang mendasar atau primer. Sehingga usaha makanan merupakan bisnis yang sangat menjanjikan untuk dijalankan sekarang ini. Banyak orang yang menjadi jutawan dari menjalankan bisnis kuliner. Begitupula yang dilakukan oleh Helda Sumampouw, wanita asal Manado yang membuka bisnis produksi penganan ringan khas daerah Manado.

Dalam memulai bisnis produksi penganan ringan khas Manado, wanita pengusaha ini hanya bermodalkan sedikit uang yakni sekitar Rp.25.000 saja. Namun kini usaha tersebut mampu meraup omzet dalam satu bulan sebesar puluhan juta rupiah. Produknya bukan hanya dipasarkan di dalam negeri (domestik) seperti Bandung, Jakarta, dan daerah lainnya, bahkan sudah sukses menembus ke pasar luarnegeri tepatnya Amerika Serikat.

Produk buatannya tersebut berlabel “Halua Kenari”, terbuat dari kacang kenari dicampur gula merah. Sebelumnya, kacang kenari direndam sehari semalam. Kemudian dikupas kulitnya. Lalu, kacang kenari digoreng sampai kering. Setelah itu kacang kenari dicampurkan dengan gula merah plus sedikit air. Selepas kacang kenari kering, kemudian dikemas atau dibungkus dengan beberapa macam ukuran dan diberi label nama “Halua Kenari Helda”.

Sementara itu, Helda menjual kacang kenari kemasan 200 gram dengan harga Rp.10.000,-. Adapun kacang kenari kemasan 250 gram dibanderol dengan harga Rp.15.000,-. Sedangkan untuk kemasan 500 gram, Helda Sumampouw menjualnya dengan harga Rp.35.000,-. Dan terakhir, Kacang Kenari dengan kemasan 600 gram yang khusus dalam bentuk toples plastik di jualnya seharga Rp. 26.000,-

Kisah Sukses Bisnis Makanan Ringan Khas Manado
Sudah lebih sepuluh tahun lamanya, Helda Sumampouw menjalankan usaha produksi penganan ringan khas Manado, Kacang Kenari dan mampu meraih keuntungan yang lumayan besar. Padahal usaha penganan ringan ini hanyalah melanjutkan usaha dari sang kakak. Helda berusaha mengembangkan bisnis yang sudah dirintis sang kakak. Dimana kakaknya telah berhenti menjalankan usaha jualan Halua Kenari.

Kesuksesan usaha yang diraih Helda Sumampouw tidak terlepas dari dukungan keluarga dan teman-temannya. Ia mendapat banyak kepercayaan dari teman-temannya sehingga untuk mendapatkan bahan baku biji kenari sangat mudah dan dapat dibayar di kemudian hari. Adapun biji kenari yang ia peroleh berasal dari daerah Ternate, Ambon dan Maluku dengan harga Rp. 69.000 per kg.

Sekarang usaha produksi Halua Kenari miliknya semakin maju. Dari modal awal sebesar Rp.25.000, kini modal bisnisnya bertambah besar menjadi Rp.30 juta dengan keuntungan bersih mencapai Rp. 3 Juta lebih setiap bulan. Wow! Lumayan bukan?! Untuk memperluas jaringan usahanya, wanita sederhana dan cerdas ini berencana membuka outlet di luar daerah Manado, seperti Jakarta, Bandung, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia. Selain itu, untuk memasarkan produk buatannya, Helda Sumampouw seringkali mengikuti berbagai acara pameran.

Itulah artikel yang mengupas mengenai Kisah Sukses Bisnis Makanan Ringan Khas Manado. Semoga bermanfaat bagi para pembaca agar senantiasa termotivasi untuk berwirausaha dan sukses.
Baca juga : Kisah Ahmad Anggoro, Sukses Berwirausaha Clothing Di Usia Muda

Incoming search terms:

pengusaha makanan khas daerah - Kisah sukses pengusaha makanan khas daerah - usaha kuliner di manado - Cerita sukses pengusaha manado - usaha makanan ringan khas manado - sejarah halua kenari kemasan - harga kacang kenari ambon - peluang usaha menjadi kaya di manado - peluang bisnis skrg ini di manado - bisnis kuliner manado - usaha makanan manado - kisah sukses pengusaha makanan ringan - wirausahaan kuliner manado - cara sukses bisnis halua kacang kenari - buka usaha masakan manado - bisniskulinerdimanado - Bisnisbuahkenaridimanado - bisnis sukses di manado - bisnis kuliner di menado - beli dimana kacang kenari dimanado -
loading...
Kisah Sukses Bisnis Makanan Ringan Khas Manado | author | 4.5