Cara Persemaian Bibit Semangka yang Tepat

Cara Persemaian Bibit Semangka yang Tepat – matapencaharian.com. Di dalam sebuah budidaya pertanian, maka langkah awal sebuah keberhasilan panen ada pada masa persemaian. Bagaimana tidak, jika ketika masa persemaian saja sudah banyak bibit yang mati, tentunya anda harus mengulangi proses ini untuk bisa melanjutkan fase tanam pada lahan. Artinya, anda harus mengulangi prosesnya dari awal lagi. Dan tentunya itu membutuhkan dana tambahan untuk membeli bibit kembali.

cara persemian bibit semangka

zaeborokokok.blogspot.com

Maka dari itu, cara persemaian bibit semangka yang tepat akan merupakan langkah awal untuk menuju keberhasilan masa panen. Atau anda akan mengalami kerugian ganda ketika gagal saat masa persemaian. Untuk mendapatkan hasil panen sesuai dengan keinginan, maka anda harus ekstra hati-hati pada masa persemaian ini, dan anda juga harus meminimalisir kegagalan. Beberapa hal yang menjadi faktor keberhasilan dalam persemaian ada banyak faktor, bisa jadi karena kelembapan yang sanagt tinggi yang bisa membuat benih menjadi busuk atau bisa juga karena serangan penyakit, sehingga benih tak bisa tumbuh dengan optimal. Namun faktor dominan yang akan membuat persemaian bibit semangka anda berhasil, adalah lebih kepada kondisi media tanam yang anda gunakan.

Media Tanam

Median tanam yang baik serta ideal, maka akan bisa menghasilkan tanaman semangka yang baik pula. Media semai yang ideal ini, terdiri dari komposisi tanah dan juga pupuk kandang yang cukup, yaitu dengan perbandingan 3 : 1. Setelah itu, anda bisa memasukkannya ke dalam polybag yang berukuran 10 cm x 10 cm, dan jangan lupa untuk menambahkan NPK. Dosis yang digunakan adalah sektar 0,5 kg untuk 200 polybag.

Sebelum benih tersebut anda tanam ke polybag, ada baiknya benih tersebut anda  rendam terlebih dahulu ke dalam air hangat kurang lebih sekitar 1-2 jam. Setelah itu bisa anda tiriskan pada sebuah wadah yang telah dilapisi koran atau kain.

Setelag bibit tersebut berkecambah, maka anda sudah siap untuk memindahkannya ke dalam polybag dan menyimpannya di dalam ruangan yang ada naungannya. Naungan ini berfungsi sebagai pelindung agar bebih semangka tersebut tidak terkena cahaya matahari secara langsung yang bisa membuat benih menjadi kering kemudian mati. Akan tetapi, ada baiknya ketika pagi hari hingga jam 10an, anda bisa membuka sungkup penutup benih tersebut, dan setelah itu maka anda harus menutupnya kembali.

Ketika umur bibit sudah mencapai sekitar 8-12 hari, umumnya sudah muncul 2 daun, sehingga anda sudah bisa untuk memindahkan benih semangka ini ke dalam lahan yang sudha anda persiapkan.

loading...
Cara Persemaian Bibit Semangka yang Tepat | mata | 4.5