Cara Budidaya Ayam Kampung Yang Sukses

Cara Budidaya Ayam Kampung Yang Sukses – Beternak ayam kampung merupakan salah satu usaha yang sudah dilakukan para petani kita sejak jaman dahulu melalui sistem umbaran. Setelah melalui berbagai penelitian mutakhir, sekarang ini beternak ayam kampung dengan sistem tradisional tersebut terbukti kurang begitu efisien dan efektif karena mengakibatkan produksi telur dan pertumbuhan bobot ayam yang rendah. Sebagai perbandingan beternak ayam kampung dengan sistem tradisional memerlukan waktu enam bulan untuk mendapatkan bobot ayam sebesar 1 kg. Berbeda dengan beternak ayam kampung yang menggunaan sistem intensif yang hanya memerlukan waktu 2 hingga 2,5 bulan untuk memperoleh ayam kampung pedaging yang siap untuk dijual.

Cara Budidaya Ayam Kampung Yang Sukses

Cara Budidaya Ayam Kampung Yang Sukses

Apabila anda tertarik menjalankan usaha budidaya ayam kampung, ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi, antara lain: pemilihan lokasi dan menguasai teknis budidaya ayam kampung yang baik berstandar peternakan. Selain itu, anda mesti memilih atau menentukan arah usaha anda. Apakah mau fokus di bisnis ayam kampung petelur atau pedaging? Hal ini berguna untuk pemilihan bibit ayam kampung (DOC) yang sesuai dan tepat dengan bibit untuk pedaging atau petelur agar hasil yang didapat bisa maksimal. Kesalahan peternak ayam yang seringkali dijumpai oleh penulis biasanya adalah tidak adanya fokus dalam menentukan jenis bisnis. Kebanyakan peternak memilih kedua-duanya sehingga tidak melakukan pemisahan bibit DOC ayam kampung sesuai tipe perkembangan. Hal ini menjadikan usaha budidaya ayam kampung kurang maksimal dan bisa rugi jika dilihat dari segi biaya pemeliharaan. Karena bibit ayam kampung petelur berbeda dengan bibit ayam kampung pedaging, begitu pula dalam pemeliharaannya. Bibit ayam kampung pedaging pemeliharaannya difokuskan pada kualitas daging. Sedangkan bibit ayam petelur difokuskan kepada kuantitas telur dan percepatan bertelur. Oleh karena itu, dalam pemeliharaan jangan sampai tertukar antara bibit ayam petelur dan pedaging, agar anda tidak rugi dalam usaha ini.

Bagi anda yang mau menjalankan usaha Budidaya Ayam Kampung Yang Sukses ini disarankan melalui jalan termudah yang bisa anda lakukan untuk mencegah resiko kerugian yang lebih besar. Apabila anda fokus di budidaya ayam pedaging maka anda bisa membeli bibit ayam khusus dikembangbiakkan. Pemeliharaan ayam pedaging lebih mudah ketimbang pemeliharaan ayam petelur. Waktu yang dibutuhkan untuk pembesaran ayam kampung pedaging sampai siap panen terbilang lebih cepat yaitu sekurang-kurangnya 2-2,5 bulan. Sedangkan untuk anda yang ingin menjalankan usaha ternak ayam petelur, anda bisa membeli ayam betina petelur yang berumur 4 sampai 5 bulan. Setelah dipelihara, pada usia 6 bulan, ayam sudah siap bertelur. Langkah ini lebih efektif dibanding jika membeli bibit ayam petelur yang memakan waktu lama dalam pemeliharaan dan resiko pemeliharaan lainnya seperti kematian.

Demikianlah artikel berjudul Cara Budidaya Ayam Kampung Yang Sukses yang bisa penulis sampaikan. Mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Baca juga : Cara Memilih Usaha Rumahan Yang Membuat Cepat Kaya Raya

loading...
Cara Budidaya Ayam Kampung Yang Sukses | mata | 4.5